Cara Menghias Tembok Halaman Yang Tidak Bagus

Posted on

Cara Menghias Tembok Halaman Yang Tidak Bagus – Siapa yang tidak mengenal dengan mural. Sebuah lukisan di dinding di sepanjang rumah atau jalanan. Pasti semua orang pernah melihat atau mendengar tentang yang namanya mural.

Bahkan diantara kita pernah melukis atau menggambar mural. Sebuah karya imaginasi yang kita lukiskan pada sebuah dinding kosong yang sudah terlantar atau bahkan rusak, kita sulap menjadi sebuah karya seni yang enak dipandang oleh mata.

Pengertian dari mural sendiri adalah menggambar atau melukis di suatu obyek, yang bersifat permanen. Biasanya melukis sebuah mural terdapat pada tembok atau dinding. Dinding yang digunakan pun tidak sembarangan, jika dinding tersebut terlebih masih ada pemiliknya.

Jika masih ada pemiliknya sebaiknya kita ijin terlebih dahulu apakah tembok atau dinding tersebut boleh untuk kita lukis mural. Jika tembok tersebut tidak ada pemiliknya, sebaiknya kita bertanya kepada warga sekitar apakah boleh menggambar mural di tempat kosong tadi.

Untuk desain dari mural sendiri sangatlah bebas, kita bebas mengekspresikan pikiran kita terhadap mural yang akan kita buat. Banyak beragam bentuk mural seperti geometris, flora, fauna, manusia, ataupun bentuk surialisme, naturalisme, dan aliran seni lukis yang lainnya.

Mural sendiri menggunakan media yang erat dengan tembok yaitu cat semprot. Mengapa harus menggunakan cat semprot, karena cat semprot bersifat permanen dan tahan terhadap cuaca. Dan ada juga yang menggunakan kuas dan cat air bila untuk kompetisi.

Cara membuatnya pun beragam, yang paling umum jika masih pemula adalah menggunakan sketsa yang kemudian dilanjutkan dengan melukis dengan menggunakan warna dengan komposisi yang pas. Untuk mendapatkan komposisi yang pas digunakan alat ukur warna supaya mendapatkan warna yang pas.

Jika sudah mahir atau terbiasa dengan menggambar mural, tidak perlu menggambar dengan sketsa yang dimana lukisannya tergantung dari hasil imajinasi kita dalam memainkan cat semprot yang digunakan untuk membuat mural itu sendiri.

Di Indonesia sendiri kota yang banyak muralnya terdapat di pulau Jawa yang mayoritas penggunaaan medianya adalah dinding yang sudah tidak terpakai atau terbengkalai. Sehingga muncul banyak seniman lokal yang merambat menjadi nasional bahkan internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *