Cara Penggunaan PH Meter

Posted on

Cara Penggunaan Ph Meter – Mengukur PH baik PH Tanah maupun PH Air ada beberapa cara diantaranya dengan menggunakan panca indra, kertas lakmus dan PH Meter. Dari ketiga cara diatas, cara termudah adalah menggunakan PH Meter, selain praktis cepat dan mudah digunakan, alat ini juga mempunyai tingkat keakuratan yang stabil dan dapat dipertanggungjawabkan. Skala dalam PH yatu 0-14, dimana skala 0-7 berarti bersifat asam sedangkan jika 7-14 berarti bersifat basa.

jual ph meter

Contoh yang memiliki PH antara 0-7 adalah jus jeruk dan air aki, sedangkan air laut dan cairan pemutih mempunyai sifat basa karena memiliki skala PH 7-14. Selain asam dan basa, terdapat juga PH normal yaitu PH dengan nilai 7. Contohnya yaitu pada air murni yang kita minum sehari-hari. Tujuan dari pengukuran PH ini jika pada air minum untuk mengetahui apakah PH nya normal atau terlalu asam maupun terlalu basa (pahit). Cara termudah untuk mengukur PH gunakanlah PH Meter.

PH Meter berdasarkan fungisnya terbagi menjadi dua yaitu PH Meter Tanah dan PH Meter Air. Kedua alat tersebut mempunyai perbedaan diantaranya dari segi kegunaan maupun dari segi bentuk jarum penusknya (probe). Pada PH Meter Tanah, probenya lebih panjang dengan ujung yang runcing untuk ditanjapkan kedalam tanah sedangkan pada PH Meter Air ujungnya tumpul karena hanya perlu dimasukan kedalam air yang akan di ukur PHnya.

Cara Penggunaan Ph Meter

Penggunaan PH Meter Air ini penting dalam menguji air terutama air mineral untuk minum. Sedangkan PH Meter Tanah ini penting digunakan sebagai salah satu pengukur parameter kesuburan tanah untuk bercocok tanam. Perlu diketahui bahwa kandungan unsur hara pada setiap tanah berbeda-beda jadi harapannya dengan mengetahui PH pada tanah maka Anda dapat mengetahui apakah tanah tersebut ideal atau tidak untuk bercocok tanam tanaman yang akan Anda tanam. Idealnya PH Tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman adalah mempunyai PH netral. Namun ada beberapa jenis tanaman yang masih bisa bertahan dengan pH yang sedikit asam dengan pH maksimal 5.

Dari kedua jenis PH Meter diatas untuk penggunaannya sama yaitu dengan membeli alat terlebih dahulu baik PH Meter Tanah maupun PH Meter Air. Untuk penggunaanya, Anda cukup siapkan media yang akan diukur PH nya kemudian tusukan pada tanah jika mengukur PH Tanah sedangkan pada PH Air, Anda hanya perlu mencelupkan ujung PH pada Air.

Pada bidang pertanian, banyak para petani yang tidak memiliki atau bahkan tidak tahu mengenai alat PH Meter ini. Dengan menggunakan PH Meter maka petani tesebut akan mengetahui derajat keasaman tanah, karena hal ini akan sangat berpengaruh dalam keberhasilan suatu cocok tanam atau budidaya tanaman sehingga kerugianpun dapat diminimalisir.

Untuk tips perawatan pada PH Meter ini cukup mudah, apabila penggunaan sudah lebih dari 3 tahun biasanya tingkat keakuratanya turun ataupun menjadi tidak akurat lagi, namun Anda tidak perlu khawatir, cukup lakukan proses kalibrasi untuk menormalkan lagi alat tersebut. Untuk mengkalibrasi PH Meter dapat menggunakan PH7, PH10 atau PH14. Untuk PH Meter yang baru Anda beli di toko yang jual ph meter dalam kondisi baru tidak perlu di kalibrasi karena sudah dalam keadaan siap pakai. Hal ini dikarenakan alat PH Meter telah dikalibrasi oleh pihak pabrik dengan hasil kalibrasi dilampirkan dalam kotak dus.

One thought on “Cara Penggunaan PH Meter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *