Fungsi Oksigen Terlarut Bagi Ikan

Posted on

Fungsi Oksigen Terlarut Bagi Ikan – Apakah Anda tahu apa itu oksigen terlarut? Oksigen terlarut atau yang sering disebut DO (Dissolved Oxygen) merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kualitas air, dimana semakin tinggi kandungan oksigen terlarut dalam air maka menunjukkan semakin baik pula kualitas air tersebut.

Fungsi Oksigen Terlarut Bagi Ikan

Bagi Anda yang memiliki peternakan atau budi daya ikan dan hewan air lainnya maka kadar oksigen terlarut ini merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Bila kandungan DO dalam air yang terlalu kecil maka dapat menyebabkan ikan stres bahkan dapat mengakibatkan kematian bagi ikan, tentu hal ini akan sangat dihindari.

Kenapa oksigen terlarut ini penting?

Semua makhluk hidup seperti ikan, udang, kepiting bahkan hingga cacing yang mengubur diri dalam lumpur juga memerlukan oksigen untuk hidup sama seperti manusia.

Hanya saja bedanya bila manusia menggunakan paru-paru untuk menangkap dan mengolah oksigen sedangkan hewan air seperti ikan, udang, kepiting menggunakan insang atau alat pernafasan semacamnya untuk mengambil oksigen. Bila kita mendapatkan oksigen dari udara secara langsung maka ikan akan menyaring oksigen yang terdapat di dalam air melalui insangnya untuk dialirkan ke seluruh tubuhnya.

Sama seperti manusia, kita akan dapat bernafas dengan lega ketika di dalam udara terdapat banyak oksigen begitu juga ikan bila di dalam air terdapat banyak oksigen maka ikan akan dapat menangkap oksigen dengan insangnya secara mudah.

Menurut para ilmuan, hewan air memerlukan oksigen terlarut dengan konsentrasi 5.0 mg/L atau lebih agar dapat bertahan hidup dan tumbuh. Akan tetapi besaran ini masih relatif karena ini tergantung dari jenis hewan air tersebut dan juga habitat dimana hewan tersebut tinggal.

Sebagai contoh :
Hewan seperti cacing dan kerang yang hidup dilumpur dapat bertahan hidup dengan kandungan oksigen terlarut minimal 1 mg/L, sedangkan ikan, kepiting dan tiram yang biasa hidup dan mencari makan di dasar perairan setidaknya memerlukan 3 mg/L atau lebih kandungan oksigen terlarut di dalam air.

Sedangkan ikan yang masih dalam masa pemijahan, telur dan larva memerlukan sampai 6 mg/L kadar oksigen terlarut dalam tahap kehidupannya yang rentan ini.

Daerah perairan yang kandungan oksigen terlarutnya kurang dari 0,2 mg/L disebut dengan anoxic dimana sebagian besar hewan tidak bisa hidup pada daerah ini, oleh Karena itu daerah ini sering disebut “dead zone”.

Selama sehari semalam atau 24 jam kandungan oksigen dalam air dapat mengalami fluktuasi (naik turun). Pada waktu subuh (dini hari) menjadi waktu terendah kandungan oksigen terlarutnya dan kemudian akan meningkat diwaktu siang hari dan akan kembali menurun diwaktu malam hari.

Konsentrasi oksigen terlarut ini perbedaannya dapat terasa antara daerah yang memiliki plankton yang tinggi dan rendah. Kadar oksigen pada daerah perairan ini faktornya dipengaruhi oleh banyak hal mulai dari karena factor alami hingga karena ulah atau campur tangan manusia. Sebagai contohnya faktor-faktor seperti suhu, kadar garam (salinitas) perairan dapat mempengaruhi kadar oksigen terlarut di dalam air. Selain itu faktor seperti pergerakan air di permukaan air, luas daerah permukaan perairan yang terbuka, tekanan atmosfer dan persentase oksigen yang ada di sekitarnya juga akan dapat berpengaruh terhadap kandungan oksigen terlarutnya.

Cara mengetahui kadar oksigen terlarut dalam air

Untuk mengetahui kandungan oksigen yang terlarut di dalam ait dapat menggunakan cara titrasi atau dikenal dengan metode Winkler yang tergolong sudah atau dengan menggunakan alat ukur oksigen terlarut atau sering disebut DO Meter.

Apabila kita memiliki kolam atau daerah perairan yang kekurangan kadar oksigen terlarut kita dapat melakukan langkah berikut untuk meningkatkannya kembali :

  • Menurunkan suhu perairan dimana dengan menurunkan suhu air maka akan meningkatkan kadar oksigen yang terlarut di dalam air.
  • Mengurangi kedalaman perairan dimana semakin dalam air tersebut maka maka akan meningkatkan kadar oksigen ini karena proses fotosintesis juga semakin meningkat.
  • Mengurangi bahan organik yang ada di dalam air dimana semakin banyak bahan organic yang ada dalam air maka akan menurunkan kadar oksigen terlarutnya.
  • Buat air dalam kolam tersebut selalu dalam keadaan mengalir.

Demikian sedikit informasi yang semoga dapat menambah wawasan bagi Anda dan bermanfaat bagi kita semua.

Incoming search terms:

  • manfaat oksigen bagi ikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *