Kadar Klorin Dalam Air Minum

Posted on

Kadar Klorin Dalam Air Minum – Air minum merupakan kebutuhan pokok kita sebagai manusia. Tidak hanya manusia, hewan dan tumbuhan juga sangat bergantung terhadap air. Kita sendiri sebagai manusia tubuh kita sendiri sebagian besarnya terdiri dari air, jadi bila kita mengalami dehidrasi akan menyebabkan organ tubuh tidak dapat berfungsi dengan normal.

Kadar Klorin Dalam Air Minum

Namun di zaman yang serba modern ini untuk mendapatkan sumber air bersih yang dapat digunakan sebagai air konsumsi sudah sangat susah. Terlebih lagi di daerah perkotaan yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari bangunan. Masyarakat perkotaan mengandalkan kebutuhan air minumnya pada air mineral atau air galon.

Namun apakah kita tahu kalau air mineral dan air galon tersebut rata – rata sudah ditambahkan bahan kimia yaitu klorin? klorin ini sendiri sering disebut sebagai kaporit. Mungkin Anda sudah tidak asing mendengarnya bukan. Penggunaan klorin ini bertujuan untuk membunuh kuman dan bakteri yang terkandung pada air minum.

Penambahan bahan klorin ini bila tidak berlebihan maka tidak akan berbahaya, namun jika kandungannya terlalu berlebihan atau kita terlalu sering mengkonsumsinya maka juga akan menimbulkan masalah kesehatan nantinya. Oleh karena itu penggunaan klorin ini haruslah dibatasi sesuai dengan standar.

Dalam industri air mineral atau dalam proses pengolahan air minum penambahan bahan klorin ini sudah merupakan hal yang termasuk dalam prosedur untuk membuat air yang dikonsumsi memang layak. Dalam industri tersebut tentu pengukuran kadar klorin merupakan hal yang wajib dilakukan, mereka biasa menggunakan alat ukur kadar klorin atau chlorine tester untuk mengukur kandungan klorin dalam air tersebut.

Berikut adalah alasan kenapa kandungan klorin berlebih dalam air berbahaya :

Klorin dinilai mengandung kadar racun yang tinggi entah itu yang berbentuk gas maupun cairan. Klorin ini digolongkan sebagai bahan kimia yang mampu mengakibatkan kematian atau cacat tetap bila dikonsumsi dalam jumlah yang berlebih atau dalam waktu yang lama.

Kandungan ion Cl- dalam air akan mempengaruhi tingkat keasinan air dimana semakin tinggi konsentrasi Cl- maka akan semakin asin air dan semakin rendah kualitasnya dan kadar klorin maksimal yang diperbolehkan dalam air minum adalah 250 mg/l.

Klorin ini agar dapat digunakan sering dicampurkan dengan senyawa organik (bahan kimia yang mempunyai unsur karbon) yang dapat menimbulkan organoklorin. Organoklorin ini merupakan senyawa kimia yang beracun dan berbahaya bagi makhluk hidup karena senyawa ini bila secara kontinyu masuk ke dalam tubuh maka akan mengendap dalam tubuh dan akan menimbulkan masalah kesehatan.

Klorin mampu berikatan dengan senyawa organik berbentuk (Cl-HC) dan bersifat karsinogenik atau dapat menimbulkan kanker.

Setelah kita ketahui bahaya klorin ini tentu lebih baik kita mengurangi mengkonsumsi air mineral atau air galon yang tidak jelas asal – usulnya. Bila kita bisa mendapatkan sumber lain yang lebih sehat maka akan lebih baik kita menggunakan sumber tersebut. Namun bila kita terpaksa mengkonsumsinya maka lebih baik kita merebus air tersebut lebih dulu walaupun kita dapat meminumnya secara langsung.

Incoming search terms:

  • standar kadar klorin dalam air minum
  • batas kadar klorin dalam air minum
  • berapa ukuran normal chlorine dalam air minum?
  • Kandungan klorin dalam air hujan
  • nilai ambang batas chlor pada air
  • nilai ambang batas klorin dalam air minum
  • standar klorin dalam air bersih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *