Konsep Kerja Airbush

Posted on

Konsep Kerja Airbrush – Airbush sendiri merupakan teknik dalam seni lukis yang memanfaatkan tekanan udara untuk menyemprotkan cat atau warna pada permukaan bidang karya lukisan. Airbush sendiri merupakan teknik dalam seni lukis modern yang berkembang pada abad ke 20.

Melukis sudah ada sejak zaman prasejarah dimana manusia melukis pada dinding gua dengan cara mereka menggunakan dedaunan yang mengandung warna dan menggosokkannya ke tangan dan meraka menempelkannya di dinding gua. Sehingga memunculkan kesan lukisan yang sangat sederhana pada masa prasejarah.

Dan di Indonesia sendiri banyak sekali ditemukan lukisan pada dinding gua.  Temuan pertama teknik seni lukis pada tahun 1879 yang dimana tahun tersebut merupakan tahun penemuan teknik seni lukis yang jumlahnya banyak dan banyak seniman berkembang dengan pesat.

Airbush sendiri terdiri dari dua jenis yaitu jenis aksi tunggal atau dikenal dengan single action dan aksi ganda atau yang lebih dikenal dengan double action. Pada aksi ganda sendiri memberikan keluesan dalam mengontrolnya, sedangkan aksi tunggal memiliki bagian yang bergerak sedikit sehingga apabila dibersihkan akan lebih mudah.

Bagian – bagian lain dari airbush diantaranya, pipa penyemprot merupakan tempat jarum dalam airbush terpasang. Sumber udara merupakan alat yang memberikan tekanan udara pada airbush sehingga menyemprot dengan benar.

Kebanyakan lukisan memerlukan tekanan 100 P.S.I secara konstan. Jadi jika tidak mengetahui hal tersebut bisa dikonsultasikan kepada yang ahli dalam melukis menggunakan airbush. Kemudian jika anda akan melukis siapkan alat dan bahannya seperti cat. Untuk perbandingannya bisa menggunakan alat ukur warna sehingga menghasilkan komposisi yang seimbang.

Jika baru pertama kali mencoba menggunakan airbush, coba melukis secara sederhana pada bidang yang halus. Dan atur sesuai dengan komposisi lukisan yang akan dibuat. Dan untuk menggunakannya bisa dengan cara sebagai berikut.

Yang pertama adalah menggambar sketsa pada permukaan yang dilukis, ukurlah kecepatan udara yang akan digunakan. Kemudian mulailah melukis secara merata pada sketsa yang telah dibuat dan lakukan secara perlahan supaya karya lukisan yang dihasilkan akan terlihat lebih bagus serta menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *