Membuat Gorong – Gorong Untuk Air

Posted on

Membuat Gorong – Gorong Untuk Air – Seperti yang kita tahu, saluran pembuangan limbah ataupun air sangatlah bermanfaat sehingga limbah ataupun air bekas mandi dan sebagainya bisa mengalir ke tempat yang sudah disediakan untuk membuangnya.

Salah satunya adalah gorong – gorong, yang merupakan sebuah saluran yang terbuat dari beton yang sangat kuat sehingga bisa tahan terhadap guncangan dari permukaan tanah, karena gorong – gorong berada pada tanah yang sudah digali sebelumnya.

Gorong – gorong sendiri biasanya digunakan untuk sebuah saluran pembuangan air serta untuk melewatkan kabel – kabel yang melintasi seperti kabel fiber optik sehingga tidak bergelantungan pada atas bangunan ataupun rumah – rumah warga.

Sehingga akan lebih aman jika meletakan kabel seperti fiber optik yang berfungsi untuk mentraisnmisikan data yang sanat penting sehingga tidak berteteran pada bagian atas bangunan yang bisa membahayakan jika terjadi putus pada kabel yang menggelintang tersebut.

Untuk membuat gorong – gorong pun haruslah dengan teliti serta kontruksi yang kuat sehingga pada saat dikubur kembali. Dan juga gorong – gorong harulah dibuat besar serta lebar supaya jika terjadi seperti kabel putus bisa dibetulkan kembali oleh pekerjanya.

Prosesnya pun haruslah yang pertama adalah memastikan lahan yang akan digunakan untuk membangun gorong – gorong tersebut adalah lahan yang kosong, sehigga pada saat proses pembangunannya pun akan berjalan dengan lancar.

Yang berikutnya adalah pemilihan besi yang kuat sehingga akan tahan lama jika digunakan dalam jangkau yang lama, sehingga kita dalam proses pembangunan pun akan berjalan lancar. Untuk mengukur kekerasannya digunakan alat yang bernama hardness tester.

Dimana fungsi dari alat tersebut adalah untuk mengukur kekerasan dari besi yang akan digunakan untuk membuat gorong – gorong tersebut. Yang berikutnya adalah proses penggalian serta penanaman besi beton tersebut pada samping jalur gorong – gorongnya.

Berikutnya adalah penuangan campuran beton pada besi tadi supaya terbentuk gorong – gorongnya, yang kemudian jika untuk kabel fiber bisa ditaruh terlebih dahulu fibernya lalu ditutup menggunakan penutup yang terbuat dari besi beton juga. Dan terakhir adalah penguburan kembali sehingga gorong – gorong dapat berfungsi dengan baik.

Untuk beberapa titik dibuat lubang guna untuk masuk ke dalam gorong – gorong jika sewaktu – waktu terjadi kerusakan ataupun hal – hal yang tidak diinginkan pada sehingga kita bisa masuk ke dalam gorong – gorong tersebut untuk melakukan pemeriksaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *