9 Faktor Faktor Penyebab Erosi Tanah

Posted on

Penyebab Erosi Tanah – Anda pasti sudah tidak asing lagi mendengar yang namanya erosi. Pada bangku SD dan SMP Anda tentu pernah mendapatkan pelajaran mengenai erosi pada tanah. Jika Anda tidak mengingatnya, erosi merupakan proses pengikisan pada lapisan tanah. Pengikisan tanah ini karena terangkutnya tanah dari suatu tempat ke tempat yang lainnya oleh media alam.

Faktor Faktor Penyebab Erosi Tanah

Erosi ini ada beberapa jenis, diantaranya erosi oleh air, erosi oleh angin, erosi oleh es dan erosi oleh gelombang laut. Ada dua faktor yang mempengaruhi terjadinya erosi yaitu faktor alamiah dan faktor non alami. Faktor alamiah merupakan faktor yang terjadi karena adanya aktifitas alam, sedangkan faktor yang non alamiah merupakan suatu aktifitas campur tangan manusia yang mengakibatkan erosi terjadi.

Faktor Faktor Penyebab Erosi Tanah

1.Kondisi Tanah

Kondisi tanah juga ikut andil dalam faktor yang menyebabkan erosi pada tanah. Kondisi masing-masing tanah tentu berbeda dari segi tekstur dan struktur tanah. Tidak hanya itu, banyaknya bahan organik di dalam tanah juga ikut andil dalam penyebab erosi pada tanah, karena bahan organik tersebut akan menggangu daya serap tanah terhadap air yang masuk. Ada juga jenis tanah yang rawan sekali terkena erosi, contohnya tanah dengan teskstur butiran halus, tanah pasir. Tanah-tanah tersebut mudah terkikis karena tanah jenis ini tidak menetap dan mudah hancur.

Baca Juga : Harga PH Meter Tanah

Tanah yang baik dan cenderung tahan terhadap erosi adalah tanah yang mempunyai struktur tanah gumpalan atau membulat karena dapat menyerab banyak air dengan baik dan dapat mengurangi aliran permukaan.

2.Topografi

Topografi merupakan faktor lain yang menyebabkan erosi pada tanah. Topografi pada tanah yang berada pada lereng yang curam akan menyebabkan rawan erosi karena lereng tersebut akan terkikis apabila air yang mengalir melalui tanah atau lereng yang curam tersebut. Topografi terbaik yang tahan terhadap erosi tanah adalah tanah dengan posisi yang landai.

3.Vegetasi

Vegetasi atau pepohonan yang menutupi tanah merupakan faktor lain yanh mempengaruhi terjadinya erosi pada tanah. Dengan adanya vegetasi ini akan menghalangi air hujan yang jatuh atau air yang melewati permukaan tanah tersebut.

4.Iklim

Faktor lainnya adalah iklim, iklim ini berpengaruh terhadap curah hujan pada daerah tesebut. Apabila curah hujan ini tinggi maka kemungkinan erosi pada tanah semakin besar. Namun apabila curah hujan pada daerah tersebut cukup rendah maka akan cukup aman dari terjadinya erosi.

5.Air

Aliran sungai yang bergerak dalam jumlah banyak dan terus menerus dapat menjadi salah satu faktor erosi pada tanah. Terlebih apabila sedang terjadi banjir maka tanah akan mudah terkikis. Air ini merupakan faktor yang sangat erat dengan erosi. Baca Juga : Alat Pengukur Kadar Air

6.Angin

Meskipun pada iklim sudah termasuk berkaitan dengan angin, namun angin ini akan sangat berpengaruh apabila terjadi pada daerah pantai atau gurun. Angin ini akan mengangkat partikel tanah berpasir yang lama-kelamaan akan mengikis tanah. Erosi yang disebabkan karena faktor angin disebut dengan deflasi. Deflasi dapat terjadi jika kekuatan angin cukup besar untuk memindahkan partikel- partikel tanah ke tempat lain

7.Gelombang laut

Air yang menjadi gelombang ini merupakan faktor penyebab erosi pantai atau abrasi pantai. Gelombang dengan tenaga yang sangat besar datagn dari arah laut kemudian menggempur pasir pantai. Ketika hal tersebut dibiarkan begitu saja, maka akan menyebabkan erosi pantai. Erosi oleh gelombang laut dapat dicegah dengan menabam pohon bakau, melestarikan hutan mangrove, melestarikan terumbu karang dan mengurangi kegiatan penambangan pasir dan hal yang lainya.

8.Gletser

Gletser merupakan proses mencairnya es yang apabila hal ini terjadi akan mengakibatkan tekanan yang sangat besar apabila yang mencair merupakan bongkahan es yang besar. Dengan adanya tekanan yang keras tersebutlah akan terjadi erosi. Erosi yang disebabkan oleh gletser ini hanya akan terjadi pada daerah bersalju dan daerah yang mempunyai bukit dari es.

9.Faktor manusia

Selain faktor alamiah, faktor selanjutnya merupakan faktor non alamiah karena manusia juga berperan cukup banyak dalam mempengaruhi erosi pada tanah. Kegiatan manusia yang secara berlebihan dalam melakukan pertambangan dan eksplotasi hutan. Proses pertambangan biasanya melakukan pengerukan secara terus menerus yang akan merubah kontur dan tekstur tanah sehingga akan berdampak pada lebih mudahnya tanah tersebut erosi.

Kegiatan manusia yang dapat menekan laju erosi diantaranya adalah kegiatan pertambangan dan ekspliotasi hutan. Pertambangan yang melibatkan proses pengerukan tanah akan mengubah kontur tanah sehingga tanah lebih cepat mengalami erosi. Langkah untuk menanggulangi erosi yang disebabkan oleh manusia ini bisa dilakukan dengan menanam kembali hutan yang gundul dan membuat terasering di daerah belerang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *